1. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Sejarah
Hari/Tanggal : Rabu, 01 April 2026
Kelas : X.E.1-4
Materi : Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
2. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana perkembangan dan peninggalan kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia.
3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu kelas X yang sholeh dan sholehah 🤗
semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt… 🤲🏻
Sehubungan dengan akan diadakannya Sumatif Tengah Semester (STS) ibu ingin mengulas kembali materi yang sudah kita pelajari sebelumnya. Untuk materi yang diujikan adalah materi pada BAB III Kejajaan Hindu Buddha di Indonesia
Seperti yang telah kita pahami sebelumnya bahwa kerajaan Hindu Buddha yang tumbuh di Indonesia merupakan hasil dari proses akulturasi antara budaya lokal dengan budaya India yang masuk melalui perdagangan dan interaksi sosial, sehingga melahirkan sistem pemerintahan, kepercayaan, serta karya seni dan budaya yang khas dan berbeda dari aslinya di India. Hal ini dapat terlihat dari adanya penyesuaian dalam struktur kekuasaan raja, penggunaan bahasa Sanskerta dalam prasasti, serta berkembangnya ajaran Hindu dan Buddha yang berpadu dengan kepercayaan lokal masyarakat setempat.
Selain itu, pengaruh Hindu Buddha juga tampak dalam berbagai peninggalan sejarah seperti candi, arca, dan karya sastra yang memiliki nilai filosofis tinggi. Bangunan-bangunan seperti candi tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol kekuasaan dan pusat kegiatan keagamaan. Karya sastra yang berkembang pada masa itu pun banyak mengandung ajaran moral, etika, serta pandangan hidup yang dipengaruhi oleh kedua agama tersebut.
Dengan demikian, keberadaan kerajaan Hindu Buddha di Indonesia tidak hanya membawa perubahan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam aspek sosial, budaya, dan politik. Proses akulturasi ini menjadikan kebudayaan Indonesia semakin kaya dan beragam, serta memberikan warisan sejarah yang masih dapat kita pelajari dan lestarikan hingga saat ini.
Adapun kerajaan Hindu-Buddha adalah sebagai berikut:
1. Kerajaan Kutai
Lokasi: Kalimantan Timur (Sungai Mahakam)
Ibu kota: Muara Kaman
Raja: Mulawarman
Perekonomian: Pertanian & perdagangan sungai
Sistem sosial: Sistem kasta Hindu (Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra)
Deskripsi: Kerajaan Hindu tertua (abad ke-4 M), dikenal dari prasasti Yupa.
2. Kerajaan Tarumanegara
Lokasi: Jawa Barat (Sungai Citarum)
Ibu kota: Sundapura
Raja: Purnawarman
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Kasta Hindu
Deskripsi: Kerajaan Hindu (abad ke-5 M), terkenal dengan pembangunan irigasi.
3. Kerajaan Kalingga
Lokasi: Jawa Tengah (pantai utara)
Ibu kota: Tidak diketahui pasti
Raja/Ratu: Ratu Shima
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Dipengaruhi ajaran Buddha (lebih menekankan moral & hukum)
Deskripsi: Kerajaan Buddha (abad ke-6–7 M), terkenal dengan hukum yang tegas.
4. Kerajaan Sriwijaya
Lokasi: Sumatra (Palembang)
Ibu kota: Palembang
Raja: Balaputradewa
Perekonomian: Perdagangan maritim & pelayaran
Sistem sosial: Dipengaruhi ajaran Buddha (raja sebagai pelindung agama)
Deskripsi: Kerajaan maritim besar (abad ke-7–13 M), pusat perdagangan & pendidikan Buddha.
5. Kerajaan Mataram Kuno
Lokasi: Jawa Tengah & Jawa Timur
Ibu kota: Medang
Raja: Rakai Pikatan / Balitung
Perekonomian: Pertanian (agraris)
Sistem sosial: Kasta Hindu-Buddha
Deskripsi: Kerajaan (abad ke-8–10 M), peninggalan Candi Borobudur & Prambanan.
6. Kerajaan Kediri
Lokasi: Jawa Timur (Sungai Brantas)
Ibu kota: Daha
Raja: Jayabaya
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Kasta Hindu
Deskripsi: Kerajaan (abad ke-11–13 M), terkenal sebagai pusat sastra.
7. Kerajaan Singasari
Lokasi: Jawa Timur (Malang)
Ibu kota: Singasari
Raja: Ken Arok / Kertanegara
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Hindu-Buddha (sinkretisme)
Deskripsi: Kerajaan (abad ke-13 M), mencapai puncak pada Kertanegara.
8. Kerajaan Bali
Lokasi: Pulau Bali
Ibu kota: Bedulu
Raja: Udayana
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Kasta Hindu (masih bertahan hingga kini)
Deskripsi: Kerajaan Hindu sejak abad ke-9 M.
9. Kerajaan Pajajaran
Lokasi: Jawa Barat
Ibu kota: Pakuan
Raja: Prabu Siliwangi
Perekonomian: Pertanian & perdagangan
Sistem sosial: Kasta Hindu
Deskripsi: Kerajaan Hindu (abad ke-14–16 M).
10. Kerajaan Majapahit
Lokasi: Jawa Timur
Ibu kota: Trowulan
Raja: Hayam Wuruk
Perekonomian: Pertanian & perdagangan maritim
Sistem sosial: Hindu-Buddha (sinkretisme Siwa-Buddha)
Deskripsi: Kerajaan terbesar (abad ke-13–15 M), masa kejayaan bersama Gajah Mada.
Berikut ini merupakan ulasan singkat dari materi BAB III yang telah kita pelajari, ibu harap kalian bisa mengerjakan ujian secara maksimal. Jangan lupa belajar dan berdoa untuk kelancaran STS nanti 😉💖
4. Asesmen
Silahkan kalian identifikasi beberapa poin dibawah ini dan kerjakan di buku tulis.
1. Raja-raja Kerajaan Kutai
2. Lokasi dan ibukota kerajaan Tarumanegara
3. Bukti tegasnya Ratu Sima
4. Ceritakan kemakmuran ekonomi kerajaan Sriwijaya
5. Dinasti yang memimpin kerajaan Mataram Kuno dan peninggalannya
6. Tujuan raja Airlangga membagi kerajaan menjadi 2 kekuasaan
7. Pentingnya ekspedisi pamalayu bagi kerajaan Singasari
8. Arti Sumpah Palapa (Majapahit)
9. Empat kasta kebudayaan Hindu
10. Peninggalan sejarah kerajaan Hindu Buddha (bangunan, kesenian, ekonomi dan pendidikan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar