Nama : Dewi Cahyanti, S.Pd.
Kelas : X.7
Mata Pelajaran : IPS Sejarah
Materi Pokok : Kehidupan Bangsa Indonesia dan Jalur Rempah pada Masa Islam
Capaian Pembelajaran :
Pada Fase E, Peserta didik mampu menganalisis serta mengevaluasi sejarah dari aspek perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan.
Tujuan Pembelajaran :
· Menunjukkan sikap dan pandangan yang mencintai bangsa Indonesia, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
· Membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif
· Menuliskan hasil penafsiran fakta-fakta menjadi kisah sejarah yang selaras
· Memahami hubungan antara masa lalu dan masa kini
· Membantu memelihara sejarah bangsa Indonesia agar senantiasa di lestarikan
Metode Pemberalajaran :
Discovery Learning
Assalamualaikum anak-anak ibu kelas X.7, semoga senantiasa dalam keadaan sehat walafiat dan dalam lindungan Allah Swt..
Pada pertemuan kali ini kita masuk pada materi Kerajaan-kerajaan di Indonesia
Sebelum memasuki materi lebih lanjut ibu ingin bertanya:
Kerajaan-kerajaan islam apa sajakah yang pernah berdiri di Indonesia beserta kapan tahun berdirinya?
(silahkan reply di kolom komentar)
Berbagai sumber sejarah mengatakan bahwa agama Islam masuk pertama kali ke nusantara sekitar abad ke 6 Masehi. Ketika kerajaan-kerajaan Islam masuk ke Nusantara pada abad ke 13, bersamaan dengan berakhirnya beberapa kerajaan Hindu-Budha dari masa kejayaannya.
Seiring berjalannya waktu, kerajaan Islam di Indonesia yang berkembang ikut serta menjadi bagian pembentukan kebudayaan Indonesia. Salah satu faktor yang menjadikan kerajaan-kerajaan Islam semakin berjaya dipengaruhi oleh jalur perdagangan yang berasal dari Timur Tengah, India, dan beberapa negara Islam lainnya.
Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara memberikan babak baru bagi kebudayaan Indonesia, berbagai perubahan terjadi baik itu dalam sistem politik pemerintahan, sosial masyarakat, pendidikan, arsitektur, agama, sastra, kalender, dan lain sebagainya.
Berikut ini beberapa contoh bentuk perubahan dari Hindu Budha ke Islam yang dapat dijumpai dalam berbagai bidang, yaitu :
*Bidang Politik*
Pada masa Hindu Budha, masyarakat Indonesia dalam bentuk kerajaan-kerajaan yang pemimpinnya disebut raja. Pada masa Islam, raja perlahan berganti dengan sebutan sultan dan konsep kerajaan berubah menjadi kesultanan.
*Bidang Sosial*
Pada masa Hindu Budha kehidupan sosial masyarakat Nusantara menggunakan konsep kasta atau golongan, seperti Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra. Pada masa Islam, aturan kasta tidak lagi diterapkan dalam kehidupan masyarakat, sebab dalam agama Islam tidak terdapat aturan kasta.
*Bidang Arsitekstur*
Pada masa Hindu Budha, bangunan identik dengan ciri khasnya berbentuk punden berundak yang dipakai untuk bangunan-bangunan seperti candi dan stupa. Pada masa Islam bangunan yang menonjol adalah masjid, menara dan makam. Beberapa ciri masjid peninggalan masa Islam di Indonesia adalah atapnya berbentuk tumpeng ataupun berundak-undak. Begitupun juga dengan makam, terlihat dari bentuk makam yang bertingkat.
*Bidang Agama*
Sebelumnya masyarakat Indonesia bayak mempelajari ajaran agama Hindu dan agama Budha. Namun setelah Islam datang, masyarakat Indonesia perlahan mulai mempelajari agama Islam. Kerajaan-kerajaan pun berubah menjadi Kesultanan
*Bidang Aksara dan Sastra*
Pada masa Hindu Budha masyarakat Indonesia dalam perkembangan aksara dan sastra mengenal bahasa Sansekerta dan huruf pallawa serta isi ceritanya seperti cerita Mahabarata, Ramayana. Setelah Islam datang muncul seni sastra yang berasal dari perpaduan atau akulturasi sastra pengaruh Hindu-Budha dan sastra Islam, contohnya dengan menggunakan huruf Arab Melayu (Arab Gundul), kemudian muncul seni wayang, hikayat dan permainan alat musik gamelan dengan lantunan pujian-pujian kepada Allah SWT dan Rasulullah.
*Sistem kalender*
Masyarakat Indonesia pada awalnya mengenal sistem perhitungan kalender Saka yang berasal dari India. Pada masa Islam, Sultan Agung dari Mataram Islam memperkenalkan Kalender Jawa dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan seperti kalender Hijriyah.
Setelah memahami meteri yang telah disampaikan di atas, apabila terdapat hal yang belum dipahami, silahkan ajukan pertanyaan di kolom komentar 😉
Silahkan jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar sebagai bukti kehadiran
Ketika Islam masuk ke Nusantara, sebelumnya telah berdiri Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha, bagaimana tanggapan Kerajaan-ketajaan Hindu-Buddha tersebut ketika Kerajaan-kerajaan bercorak Islam mulai berdiri?
Good luck, semangat menjalankan ibadah puasa, semoga hari ini puasanya berjalan dengan lancar 💯😇

Kerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
BalasHapusKerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
nadira ashafa 10.7
BalasHapusKerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
Kerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
M.Rafie Abdul Hafiz
BalasHapusKerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
Kerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
1. Kesultanan Perlak (840–1292 M)2. Kesultanan Samudera Pasai (1267–1521 M)3. Kesultanan Malaka (1405–1511 M)
BalasHapus4. Kesultanan Aceh (1496–1903 M)5. Kesultanan Demak (1475–1554 M)
6. Kesultanan Cirebon (1479–1677 M)
7. Kesultanan Banten (1527–1813 M
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusfirzana alawiyah 10.7
BalasHapusKerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
Kerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
nashwa fazila 10.7
BalasHapusKerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
Kerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
balqis ghaisani 10.7
BalasHapusKerajaan Perlak: Berdiri pada tahun 840 dan runtuh pada tahun 1292
Kerajaan Ternate: Berdiri pada tahun 1257
Kerajaan Samudera Pasai: Berdiri pada tahun 1267 dan runtuh pada tahun 1521
Kerajaan Gowa: Berdiri pada tahun 1300 dan runtuh pada tahun 1945
Kesultanan Malaka: Berdiri pada tahun 1405 dan runtuh pada tahun 1511
Kerajaan Islam Cirebon: Berdiri pada tahun 1430 dan runtuh pada tahun 1677
Kerajaan Demak: Berdiri pada tahun 1478 dan runtuh pada tahun 1554
Kerajaan Islam Banten: Berdiri pada tahun 1526 dan runtuh pada tahun 1813
Kerajaan Tidore: Berdiri pada tahun 1081
Kerajaan Mataram Islam: Berdiri pada tahun 1582
Diana febriyanti X.7
BalasHapus1. Kerajaan-kerajaan islam apa sajakah yang pernah berdiri di Indonesia beserta kapan tahun berdirinya?
- Kerajaan Perlak (840-1292),
- Kerajaan Ternate (1257),
- Kerajaan Samudera Pasai (1267-1521),
- Kerajaan Gowa (1300-1945),
- Kesultanan Malaka (1405-1511),
- Kerajaan Islam Cirebon (1430-1677),
- Kerajaan Demak 1478-1554),
- Kerajaan Islam Banten (1526-1813),
- Kerajaan Pajang (1568-1586), dan
- Kerajaan Mataram Islam (1588-1680).
2. Ketika Islam masuk ke Nusantara, sebelumnya telah berdiri Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha, bagaimana tanggapan Kerajaan-ketajaan Hindu-Buddha tersebut ketika Kerajaan-kerajaan bercorak Islam mulai berdiri?
terdapat berbagai tanggapan, yang berbeda tergantung pada politik, sosial, dan ekonomi masing-masing kerajaan, dan mereka menanggapi nya dengan cara :
- Koeksistensi, ada kerajaan yang tetap mempertahankan kepercayaan Hindu-Buddha tetapi hidup berdampingan dengan kerajaan Islam.
- Resistensi dan Konflik, perlawanan karna merasa terancam dengan munculnya kerajaan Islam.
- Pergeseran kekuasaan, banyak bangsawan dan masyarakat dari kerajaan Hindu-Buddha yang pindah ke daerah yang mempertahankan agama lama atau beradaptasi dengan penguasa baru.
- Beradaptasi dan konversi damai, seperti beralih ke Islam secara damai karena pengaruh perdagangan.
1. Kesultanan Perlak (840–1292 M)
BalasHapus2. Kesultanan Samudera Pasai (1267–1521 M)
3. Kesultanan Malaka (1405–1511 M)
4. Kesultanan Aceh (1496–1903 M)
5. Kesultanan Demak (1475–1554 M)
6. Kesultanan Cirebon (1479–1677 M)
7. Kesultanan Banten (1527–1813 M
Ketika kerajaan-kerajaan Islam mulai berdiri di Nusantara, kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha memberikan tanggapan yang beragam, tergantung pada situasi politik, ekonomi, dan sosial di masing-masing wilayah. Berikut adalah beberapa reaksi utama mereka:
Resistensi dan Konflik
Aliansi Politik dan Perdagangan
Beberapa kerajaan Hindu-Buddha tidak langsung memusuhi kerajaan Islam, tetapi memilih untuk menjalin hubungan dagang atau aliansi politik.
Adaptasi dan Akulturasi
Beberapa kerajaan Hindu-Buddha memilih beradaptasi dengan Islam, baik dengan mengadopsi unsur-unsurnya atau membangun hubungan baik dengan kerajaan Islam
Anantya Safira hanum santosa 10.7
BalasHapus1. - Kerajaan Perlak (840-1292),
- Kerajaan Ternate (1257),
- Kerajaan Samudera Pasai (1267-1521),
- Kerajaan Gowa (1300-1945),
- Kesultanan Malaka (1405-1511),
- Kerajaan Islam Cirebon (1430-1677),
- Kerajaan Demak 1478-1554),
- Kerajaan Islam Banten (1526-1813),
- Kerajaan Pajang (1568-1586), dan
- Kerajaan Mataram Islam (1588-1680).
2. tergantung pada politik, sosial, dan ekonomi masing-masing kerajaan, dan mereka menanggapi nya dengan cara :
- Akulturasi dan Adaptasi
- Asimilasi dan Konversi
- Netralitas dan Isolasi
- Resistensi dan Konflik
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus1. Kerajaan Ternate, berdiri pada tahun 1257
BalasHapus2. Kerajaan Samudera Pasai, berdiri pada tahun 1267
3. Kerajaan Gowa, berdiri pada tahun 1300
4. Kerajaan Islam Cirebon, berdiri pada tahun 1430
5. Kerajaan Demak, berdiri pada tahun 1478
6. Kerajaan Mataram Islam, berdiri pada tahun 1586
7. Kerajaan Tidore, berdiri pada tahun 1081
Pada saat awal berdirinya kerajaan bercorak islam, kerajaan bercorak Hindu-Budha melakukan perlawanan terhadap kerajaan islam karna merasa terancam. Namun, lambat laun kerajaan Hindu-Budha mulai hidup berdampingan dengan kerajaan Islam, mereka beradaptasi dan menjalin hubungan dagang, bahkan mengadopsi unsur-unsur kerajaan Islam dan membangun hubungan baik.
Rahma Luthfiah Zulfa X.7
BalasHapusa. Kerajaan-kerajaan islam apa sajakah yang pernah berdiri di Indonesia beserta kapan tahun berdirinya?
1. Kerajaan Perlak (840-1292)
2. Kerajaan Ternate (1257)
3. Kerajaan Samudera Pasai (1267)
4. Kerajaan Gowa (1300)
5. Kesultanan Malaka (1405-1511)
6. Kerajaan Islam Cirebon (1430)
7. Kerajaan Demak (1478)
8. Kerajaan Islam Banten (1526-1813)
9. Kerajaan Pajang (1568-1586)
10. Kerajaan Mataram Islam (1586)
b. Ketika Islam masuk ke Nusantara, sebelumnya telah berdiri Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha, bagaimana tanggapan Kerajaan-ketajaan Hindu-Buddha tersebut ketika Kerajaan-kerajaan bercorak Islam mulai berdiri?
- Ketika Islam masuk ke Nusantara, kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha merespons dengan berbagai cara. Beberapa kerajaan menerima Islam dengan akomodasi budaya dan politik, seperti pernikahan antar kerajaan atau hubungan perdagangan, sementara yang lain menolaknya melalui perlawanan atau mempertahankan tradisi Hindu-Buddha.
Satria Alfaiq, 10.7.
BalasHapusKerajaan-kerajaan islam apa sajakah yang pernah berdiri di Indonesia beserta kapan tahun berdirinya?
Jawab:
a. Kesultanan Perlak (840–1292)
b. Kesultanan Samudera Pasai (1267–1521)
c. Kesultanan Malaka (1405–1511)
d. Kesultanan Demak (1475–1554
e. Kesultanan Cirebon (1479–sekarang)
f. Kesultanan Banten (1526–1813)
g. Kesultanan Pajang (1568–1586)
h. Kesultanan Mataram Islam (1587–1755)
i. Kesultanan Aceh (1496–1903)
j. Kesultanan Tidore (Tidore: 1081–1950)
k. Kesultanan Ternate (1257–1950)
l. Kesultanan Gowa-Tallo (Makassar: 1605–1669)
m. Kesultanan Banjar (1526–1860)
n. Kesultanan Sulu (1405–1899)
Ketika Islam masuk ke Nusantara, sebelumnya telah berdiri Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha, bagaimana tanggapan Kerajaan-ketajaan Hindu-Buddha tersebut ketika Kerajaan-kerajaan bercorak Islam mulai berdiri?
Jawab:
Ketika kerajaan-kerajaan Islam mulai berdiri di Nusantara, kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha merespons dengan cara yang beragam. Beberapa kerajaan, seperti Majapahit dan Pajajaran, melihat kemunculan Islam sebagai ancaman dan berusaha mempertahankan kekuasaan mereka. Konflik pun terjadi, seperti perang antara Majapahit dan Kesultanan Demak, yang pada akhirnya berkontribusi pada kemunduran Majapahit. Pajajaran juga mengalami tekanan dari Kesultanan Banten dan Cirebon hingga akhirnya runtuh.
Di sisi lain, ada kerajaan yang memilih untuk beradaptasi dan menerima Islam, baik secara sukarela maupun demi kepentingan politik dan ekonomi. Misalnya, Kerajaan Samudera Pasai dan Malaka yang awalnya bercorak Hindu-Buddha kemudian mengadopsi Islam sebagai agama resmi mereka. Beberapa kerajaan Hindu-Buddha juga menjalin hubungan baik dengan kerajaan Islam untuk mempertahankan stabilitas politik dan perdagangan di wilayah mereka.
1.Kesultanan Samudera Pasai (1267–1521) 2. Kesultanan Malaka (1400–1511)
BalasHapus3.Kesultanan Demak (1475–1554)
4.Kesultanan Aceh (1496–1903)
5.Kesultanan Mataram Islam (1587–1755)
6.Kesultanan Yogyakarta (1755–sekarang)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAliya Putri Lestari (X.7)
BalasHapus1)
Demak (1475 M)
Aceh Darussalam (1496 M)
Kesultanan Malaka (1400 M)
Kerajaan Samudera Pasai (1267 M)
Kerajaan Perlak (840 M)
2)
a. Bersifat damai. Perkawinan politik antara keluarga bangsawan Islam dan Hindu-Buddha sering terjadi, memperkuat hubungan dan menciptakan proses akulturasi budaya.
b. Beberapa kerajaan Hindu-Buddha melihat berdirinya kerajaan Islam sebagai ancaman terhadap kekuasaan dan pengaruh mereka.
...
MUFID SENO AJI X7
BalasHapus1. Kerajaan-kerajaan islam apa sajakah yang pernah berdiri di Indonesia beserta kapan tahun berdirinya?
- Kerajaan Perlak (abad ke-13)
- Kerajaan Samudera Pasai (1267)
- Kerajaan Malaka (abad ke-15)
- Kerajaan Aceh (1514)
- Kerajaan Demak (1478)
- Kerajaan Pajang (1568)
- Kerajaan Mataram Islam (1587)
- Kesultanan Cirebon (abad ke-15)
- Kerajaan Banten (1526)
- Kerajaan Makassar (abad ke-17)
- Kerajaan Ternate (abad ke-13)
- Kerajaan Tidore (abad ke-13)
- Kerajaan Banjar (abad ke-16)
2. Ketika Islam masuk ke Nusantara, sebelumnya telah berdiri Kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha, bagaimana tanggapan Kerajaan-ketajaan Hindu-Buddha tersebut ketika Kerajaan-kerajaan bercorak Islam mulai berdiri?
Ketika Islam masuk ke Nusantara, Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha umumnya menanggapi dengan beragam cara, mulai dari toleransi hingga konflik.
- Toleransi: Beberapa kerajaan Hindu-Buddha menerima Islam dengan toleransi, seperti Kerajaan Majapahit yang mengakui keberadaan kerajaan Islam di sekitarnya dan bahkan menjalin hubungan diplomatik
- Konflik: Di sisi lain, beberapa kerajaan Hindu-Buddha menentang Islam dengan berbagai cara, seperti peperangan. Contohnya, Kerajaan Singasari yang berkonflik dengan Kerajaan Demak pada abad ke-15