Selasa, 20 Februari 2024

PERKEMBANGAN PERGERAKAN NASIONAL DAN SUMPAH PEMUDA

 DEWI CAHYANTI, S.Pd

SEJARAH PEMINATAN
KELAS XI IPS 1, XI IPS 2
20, 23 FEBRUARI 2024

KOMPETENSI DASAR
3.10 Menganalisis persamaan dan perbedaan tentang strategi pergerakan nasional. 
4.10 Mengolah informasi tentang persamaan dan perbedaan strategi pergerakan nasional dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah. 

TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pembelajaran secara mandiri dan kelompok peserta didik dapat Mengidentifikasi Perkembangan Organisasi Pergerakan Nasional dan dapat Menghargai nilai-nilai Sumpah Pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan di Indonesia pada masa kini. Peserta didik Menyajikan langkah-langkah dalam penerapan nilai-nilai sumpah pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan.

A. Perkembangan Organisasi Pergerakan Nasional

1. Budi Utomo (1908)
2. Indische Partij (1912) 
3. Sarekat Islam (1912) 
4. Partai Komunis Indonesia (1920) 
5. Taman Siswa (1922)
6. Partai Nasional Indonesia (1927)
7. Pergerakan Kaum Wanita
a. Putri Mardiko (1912)
b. Kartini Fonds (1912)
c. Keutamaan Istri (1913)
d. Kerajinan Aman Setia (1914)
e. Serikat Kaum Ibu Sumatera
f. Perkumpulan Ina Tani
8. Gerakan Pemuda
a. Tri Koro Darmo (1915)
b. Jong Sumatranen Bond (1917) 
c. Jong Islamiten Bond (1925)
9. Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (1926)
10. Pemuda Indonesia (1927)
11. Perhimpunan Indonesia (1908)

B. Pelaksanaan Sumpah Pemuda



Kongres Pemuda I dilaksanakan pada tanggal 30 April hingga 2 Mei tahun 1926. Kongres ini juga disebut sebagai Het Eerste Indonesisch Jeugd Congres atau Kerapatan Besar Pada Pemuda Indonesia. Kongres ini didorong oleh pemuda dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI).
Para pemuda yang dipimpin oleh PPPI (Persatuan Pemuda Pelajar Indonesia) mengadakan beberapa rapat yang dihadiri oleh perwakilan dari beberapa organisasi pemuda. Dari rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa Kongres Pemuda II akan dilaksanakan pada Oktober 1928 dengan susunan panitia sebagai berikut: 
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI) 
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java) 
Sekretaris : Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond) 
Bendahara : Amir Sjarifoeddin (Jong Bataks Bond) 
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond) 
Pembantu II : R. Katjasoengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : R.C.L. Senduk (Jong Celebes) 
Pembantu IV : Johannes Leimena (Jong Ambon) 
Pembantu V : Mohamad Rocjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi) 
Kongres Pemuda II dilangsungkan selama dua hari pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 yang terbagi dalam tiga kali rapat yang masing-masing rapat dilaksanakan di gedung yang berbeda.

Sabtu 27 Oktober 1928
Dilaksanakan rapat pertama  di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB). Dalam rapat ini Mohammad Yamin menguraikan tentang arti penting persatuan untuk kebangsaan. Menurutnya terdapat beberapa faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia, yaitu persamaan kultur, bahasa, dan hukum adat. 
Minggu, 28 Oktober 1928
Rapat kedua terjadi pada  di Gedung Oost-Java Bioscoop membahas masalah pendidikan. Anak-anak harus dididik untuk memiliki karakter yang baik dan cinta tanah air. Anak-anak juga harus diberikan pelajaran merdeka tanpa melalui perintah ataupun pemaksaan. Harus ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. 
Rapat ketiga dilaksanakan di gedung Indonesische Clubgebouw Kramat. Pada rapat ketiga dijelaskan pentingnya gerakan kepanduan bagi persatuan bangsa. Kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Dalam rapat ketiga ini, sebelum rumusan hasil kongres dibacakan, terlebih dahulu diperdengarkan lagu ciptaan Wage Rudolf Supratman, yakni Indonesia Raya yang nantinya akan menjadi lagu kebangsaan Indonesia. putusan kongres dibacakan dan diikuti oleh seluruh peserta, sebuah putusan yang kita kenal sebagai Sumpah Pemuda. Adapun ikrar Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut: 
1. Kami, putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia 
2. Kami, putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia 
3. Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

silahkan akses PPT di bawah ini

LATIHAN
1. Apa yang melatar belakangi terjadinya Sumpah Pemuda?
2. Tuliskan tiga hikmah yang dapat ditarik dari peristiwa Sumpah Pemuda!
3. Jelaskan tujuan didirikannya organisasi Budi Utomo!
4. Uraikan mengapa Sarekat Islam terbagi ke dalam dua faham yang berbeda?
5. Keutamaan Isteri adalah salah satu organisasi Pergerakan Kaum Wanita, jelaskan perkembangannya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

XI IPC 1, XI IPS 1, XI IPS 2 KISI-KISI SUMATIF TENGAH SEMESTER

1 .  I dentitas Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd.  Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut Hari/Tanggal : Rabu, 02 April 2026 Kelas : X.F.C.1...