Jumat, 13 Maret 2026

XI.F.S.1 DEMOKRASI LIBERAL

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Jum’at, 13 Maret 2026
Kelas : XI.F.S.1
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…












4. Assesment
  1. Mengapa prinsip Liberalisme yang menekankan pada kebebasan individu sering dianggap memiliki tantangan tersendiri ketika diterapkan dalam sistem demokrasi di negara yang memiliki keragaman kolektif?
  2. Salah satu proses kelahiran ideologi adalah melalui alam pikiran masyarakat yang disepakati sebagai pedoman. Apakah Demokrasi Liberal lebih condong lahir dari pemikiran tokoh luar biasa (secara top-down) atau tumbuh secara alami dari nilai-nilai primordial masyarakat?
Silahkan kerjakan di buku latihan, lalu di foto dan kirimkan ke WAG kelas XI.S.1

XI.F.S.2 DEMOKRASI LIBERAL

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Jum’at, 13 Maret 2026
Kelas : XI.F.S.2
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…












4. Assesment
  1. Mengapa prinsip Liberalisme yang menekankan pada kebebasan individu sering dianggap memiliki tantangan tersendiri ketika diterapkan dalam sistem demokrasi di negara yang memiliki keragaman kolektif?
  2. Salah satu proses kelahiran ideologi adalah melalui alam pikiran masyarakat yang disepakati sebagai pedoman. Apakah Demokrasi Liberal lebih condong lahir dari pemikiran tokoh luar biasa (secara top-down) atau tumbuh secara alami dari nilai-nilai primordial masyarakat?
Silahkan kerjakan di buku latihan, lalu di foto dan kirimkan ke WAG kelas XI.S.2

Kamis, 12 Maret 2026

XI.F.S.1 PENGARUH PEMIKIRAN-PEMIKIRAN BESAR DUNIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
Kelas : XI.F.S.1
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…
 
Pada pertemuan sebelumnya kita sudah memabahas terkait Revolusi-revolusi Besar Dunia yang memiliki dampak signifikan terhadap banyak negara di Dunia. Tidak jauh berbeda dari sebelumnya, pada pertemuan kali ini kita akan membahas Pemikiran-pemikiran (ideologi) dari tokoh dunia yang juga akan memberikan pengaruh pada keberlangsungan hidup kita hingga saat ini.

Pada abad ke-19, di kawasan Eropa muncul berbagai pemikiran yang berkenaan dengan kehidupan umat manusia. Lahirnya pemikiran pada abad tersebut tidak hanya berpengaruh di kawasan Eropa saja, tetapi mampu memberikan kekuatan yang besar bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia untuk merealisasikan nilai-nilai asasi kemanusiaan, terutama yang berhubungan dengan kemerdekaan hidup manusia. Adapun pemikiran yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah pemikiran nasionalisme, liberalisme, sosialisme, dan demokrasi.

A. Pengertian Ideologi

  • Menurut Sargent, ideologi adalah suatu sistem nilai dan kepercayaan yang diterima oleh sekelompok orang dalam wilayah tertentu yang berkaitan dengan bagaimana kehidupan mereka ditata dan dilakukan sebagai pedoman apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan sosial.
  • Menurut Clifford Geertz, ideologi adalah sistem simbol yang membawa serta peraturan pada dunia yang didasarkan pada kebudayaan yang secara psikologis menimbulkan kepuasan.
  • Menurut A.S. Hornby, ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk landasan teori ekonomi dan politik yang diyakini oleh seseorang atau kelompok tertentu.
Secara umum pengertian ideologi adalah suatu sistem atau pola pikir manusia dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.

B. Konsep Dasar Ideologi
Dapat didefinisikan ideologi merupakan ilmu mengenai keyakinan dan cita-cita. Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda, khususnya di antara cendekiawan atau intelektual dalam suatu masyarakat.
Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam yang dipunyai dan dipegang oleh suatu masyarakat tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku mereka bersama dalam berbagai segi kehidupan duniawi mereka. Ideologi juga memiliki arti konsepsi manusia mengenai politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan untuk diterapkan dalam suatu masyarakat atau negara.

C. Proses Kelahiran Ideologi
Tentang bagaimana ideologi lahir, pada dasarnya ideologi terumuskan dengan sejumlah kemungkinan sebagai berikut.
  • Ideologi lahir karena diinspirasikan oleh sosok tokoh yang luar biasa, dalam sejarah bangsanya. Ia hadir membawa sekaligus mampu memberikan inspirasi serta pengaruh kuat terhadap orang lain secara luas. Pada keadaan ini, gagasan seseorang yang ‘luar biasa’, alam pemikirannya mengenai cita-cita masyarakat yang diperjuangkan dalam gerakan politik diakui dan dirumuskan secara sistematis itu atas kehendak pelaku dan dukungan pengikut menjadi ideologi. Artinya ideologi itu lahir dari pemikiran seseorang.
  • Berdasarkan alam pikiran masyarakat, ideologi itu dirumuskan oleh sejumlah orang yang berpengaruh dan merepresentasikan kelompok masyarakat kemudian disepakati sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Apabila perlu diciptakan mitos-mitos untuk mendapatkan pengakuan legal dan kultural dari masyarakat bersangkutan sehingga mereka tunduk dan meyakini kebenaran ideologi tersebut.
  • Berdasarkan keyakinan tertentu yang bersifat universal, ideologi itu lahir dan dibawa oleh orang yang diyakini sebagai kehendak Tuhan, dengan pesan untuk melakukan pembebasan dan memberikan bimbingan dalam mengatur kehidupan yang sebenarnya serta konsekuensi moral di kemudian hari yang akan diterima bila melanggarnya. Ideologi ini berisi pesan moral yang sesuai dengan nurani serta dasar primordial manusia. Oleh sebab itu, ideologi yang lahir dari suatu keyakinan iman dan bersifat universal akan hidup secara permanen tidak akan goyah dan mati. Biasanya ideologi ini lahir diinspirasikan oleh ajaran agama.

4. Fungsi dan Faktor Pendukung Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem keyakinan yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau bangsa yang bersifat menyeluruh yang mendalam mengenai segala segi kehidupan kenegaraan, kemasyarakatan, dan kebangsaan. Ideologi mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
  • Fungsi Etis: Sebagai panduan dan sikap serta perilaku kelompok masyarakat dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.
  • Fungsi Integrasi: Nilai yang menjadi pengikat suatu bangsa atau masyarakat.
  • Fungsi Kritis: Sebagai ukuran nilai yang dapat digunakan untuk melakukan kritik terhadap nilai atau keadaan tertentu.
  • Fungsi Praksis: Sebagai acuan dalam memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan masyarakat.
  • Fungsi Justifikasi: Ideologi sebagai nilai pembenar atas suatu tindakan atau kebijakan tertentu yang dikeluarkan oleh suatu kelompok tertentu.
Salah satu Pahlawan Proklamator di Indonesia, yaitu Ir. Soekarno dikenal sebagai pencetus ideologi Pancasila. Dalam proses penggembaran intelektualnya, beliau telah mempelajari berbagai aliran ideologi di dunia. Sejumlah aliran ideologi turut memengaruhi pemikiran Soekarno dalam merumuskan marhaenisme. Ideologi atau pandangan hidup itu antara lain seperti nasionalisme, Islamisme, Marxisme, dan Jawaisme. Namun, inspirasi paling besar datang dari Karl Marx. Marhaenisme merupakan teori sekaligus tujuan yang baru tercapai jika sistem kapitalisme dan feodalisme dihapuskan. 

4. Assesment
Silahkan kalian identifikasi apakah proses kelahiran ideologi Pancasila yang digagas Ir. Soekarno berkaitan dengan adanya pengaruh ideologi besar dunia, seperti nasionalisme, islamisme, sosialisme, marxisme, dan lain-lain!


Streak for Today
“Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda”

XI.F.C.1 DEMOKRASI LIBERAL

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
Kelas : XI.F.C.1
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…












4. Assesment
  1. Mengapa prinsip Liberalisme yang menekankan pada kebebasan individu sering dianggap memiliki tantangan tersendiri ketika diterapkan dalam sistem demokrasi di negara yang memiliki keragaman kolektif?
  2. Salah satu proses kelahiran ideologi adalah melalui alam pikiran masyarakat yang disepakati sebagai pedoman. Apakah Demokrasi Liberal lebih condong lahir dari pemikiran tokoh luar biasa (secara top-down) atau tumbuh secara alami dari nilai-nilai primordial masyarakat?
Silahkan kerjakan di buku latihan, lalu di foto dan kirimkan ke WAG kelas XI.C.1

Rabu, 11 Maret 2026

X.E.3. PERKEMBANGAN KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah
Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
Kelas : X.E.3
Materi : Kerajaan Islam di Indonesia 

2. Tujuan Pembelajaran 
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. menganalisis pengaruh perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah di Indonesia;
  2. mengidentifikasi bukti awal tersebarnya Islam di berbagai daerah;
  3. menganalisis perkembangan tradisi Islam di berbagai daerah.
  4. menyebutkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  5. menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  6. menjelaskan bentuk akulturasi Islam dengan kebudayaan yang telah ada di Indonesia;
  7. menyebutkan berbagai peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia; serta
  8. menjaga dan merawat peninggalan sejarah kebudayaan Islam di Indonesia.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…

KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA


Menurut berbagai sumber sejarah, agama Islam masuk pertama kali ke Nusantara sekitar abad ke-7 atau ke-8 Masehi. Saat agama Islam masuk ke Nusantara, berbagai kerajaan Hindu Buddha juga telah mengakhiri masa kejayaannya. Kerajaan Islam di Indonesia yang berkembang saat itu turut menjadi bagian terbentuknya berbagai kebudayaan di Indonesia. Salah satu faktor yang menjadikan kerajaan-kerajaan Islam makin berjaya beberapa abad yang lalu karena dipengaruhi oleh adanya jalur perdagangan yang berasal dari Timur Tengah, India, dan negara lainnya. Semakin berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia sekitar abad ke-13 juga didukung oleh faktor lalu lintas perdagangan laut Nusantara saat itu. Banyak pedagang-pedagang Islam dari berbagai penjuru dunia seperti dari Arab, Persia, India hingga Tiongkok masuk ke Nusantara. 

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia meliputi : 
  1. Kerajaan Perlak
  2. kerajaan Samudera Pasai
  3. Kerajaan Aceh
  4. Kerajaan Demak
  5. Kerajaan Pajang
  6. Kerajaan Mataram Islam
  7. Kerajaan Banten
  8. Kesultanan Cirebon
  9. Kerajaan Makassar
  10. Kerajaan Ternate
  11. Kerajaan Tidore
  12. Kerajaan Siak Indrapura
  13. Kerajaan Indragiri 
4. Assesment 
Tahukah kalian bagaimana berdirinya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia?
Bagaimana perkembangan kerajaan-kerajaan bercorak Islam tersebut?

Semangat terus belajarnya!

XI.F.S.2 PENGARUH PEMIKIRAN-PEMIKIRAN BESAR DUNIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
Kelas : XI.F.S.2.
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…
 
Pada pertemuan sebelumnya kita sudah memabahas terkait Revolusi-revolusi Besar Dunia yang memiliki dampak signifikan terhadap banyak negara di Dunia. Tidak jauh berbeda dari sebelumnya, pada pertemuan kali ini kita akan membahas Pemikiran-pemikiran (ideologi) dari tokoh dunia yang juga akan memberikan pengaruh pada keberlangsungan hidup kita hingga saat ini.

Pada abad ke-19, di kawasan Eropa muncul berbagai pemikiran yang berkenaan dengan kehidupan umat manusia. Lahirnya pemikiran pada abad tersebut tidak hanya berpengaruh di kawasan Eropa saja, tetapi mampu memberikan kekuatan yang besar bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia untuk merealisasikan nilai-nilai asasi kemanusiaan, terutama yang berhubungan dengan kemerdekaan hidup manusia. Adapun pemikiran yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah pemikiran nasionalisme, liberalisme, sosialisme, dan demokrasi.

A. Pengertian Ideologi

  • Menurut Sargent, ideologi adalah suatu sistem nilai dan kepercayaan yang diterima oleh sekelompok orang dalam wilayah tertentu yang berkaitan dengan bagaimana kehidupan mereka ditata dan dilakukan sebagai pedoman apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan sosial.
  • Menurut Clifford Geertz, ideologi adalah sistem simbol yang membawa serta peraturan pada dunia yang didasarkan pada kebudayaan yang secara psikologis menimbulkan kepuasan.
  • Menurut A.S. Hornby, ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk landasan teori ekonomi dan politik yang diyakini oleh seseorang atau kelompok tertentu.
Secara umum pengertian ideologi adalah suatu sistem atau pola pikir manusia dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.

B. Konsep Dasar Ideologi
Dapat didefinisikan ideologi merupakan ilmu mengenai keyakinan dan cita-cita. Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda, khususnya di antara cendekiawan atau intelektual dalam suatu masyarakat.
Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam yang dipunyai dan dipegang oleh suatu masyarakat tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku mereka bersama dalam berbagai segi kehidupan duniawi mereka. Ideologi juga memiliki arti konsepsi manusia mengenai politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan untuk diterapkan dalam suatu masyarakat atau negara.

C. Proses Kelahiran Ideologi
Tentang bagaimana ideologi lahir, pada dasarnya ideologi terumuskan dengan sejumlah kemungkinan sebagai berikut.
  • Ideologi lahir karena diinspirasikan oleh sosok tokoh yang luar biasa, dalam sejarah bangsanya. Ia hadir membawa sekaligus mampu memberikan inspirasi serta pengaruh kuat terhadap orang lain secara luas. Pada keadaan ini, gagasan seseorang yang ‘luar biasa’, alam pemikirannya mengenai cita-cita masyarakat yang diperjuangkan dalam gerakan politik diakui dan dirumuskan secara sistematis itu atas kehendak pelaku dan dukungan pengikut menjadi ideologi. Artinya ideologi itu lahir dari pemikiran seseorang.
  • Berdasarkan alam pikiran masyarakat, ideologi itu dirumuskan oleh sejumlah orang yang berpengaruh dan merepresentasikan kelompok masyarakat kemudian disepakati sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Apabila perlu diciptakan mitos-mitos untuk mendapatkan pengakuan legal dan kultural dari masyarakat bersangkutan sehingga mereka tunduk dan meyakini kebenaran ideologi tersebut.
  • Berdasarkan keyakinan tertentu yang bersifat universal, ideologi itu lahir dan dibawa oleh orang yang diyakini sebagai kehendak Tuhan, dengan pesan untuk melakukan pembebasan dan memberikan bimbingan dalam mengatur kehidupan yang sebenarnya serta konsekuensi moral di kemudian hari yang akan diterima bila melanggarnya. Ideologi ini berisi pesan moral yang sesuai dengan nurani serta dasar primordial manusia. Oleh sebab itu, ideologi yang lahir dari suatu keyakinan iman dan bersifat universal akan hidup secara permanen tidak akan goyah dan mati. Biasanya ideologi ini lahir diinspirasikan oleh ajaran agama.

4. Fungsi dan Faktor Pendukung Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem keyakinan yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau bangsa yang bersifat menyeluruh yang mendalam mengenai segala segi kehidupan kenegaraan, kemasyarakatan, dan kebangsaan. Ideologi mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
  • Fungsi Etis: Sebagai panduan dan sikap serta perilaku kelompok masyarakat dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.
  • Fungsi Integrasi: Nilai yang menjadi pengikat suatu bangsa atau masyarakat.
  • Fungsi Kritis: Sebagai ukuran nilai yang dapat digunakan untuk melakukan kritik terhadap nilai atau keadaan tertentu.
  • Fungsi Praksis: Sebagai acuan dalam memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan masyarakat.
  • Fungsi Justifikasi: Ideologi sebagai nilai pembenar atas suatu tindakan atau kebijakan tertentu yang dikeluarkan oleh suatu kelompok tertentu.
Salah satu Pahlawan Proklamator di Indonesia, yaitu Ir. Soekarno dikenal sebagai pencetus ideologi Pancasila. Dalam proses penggembaran intelektualnya, beliau telah mempelajari berbagai aliran ideologi di dunia. Sejumlah aliran ideologi turut memengaruhi pemikiran Soekarno dalam merumuskan marhaenisme. Ideologi atau pandangan hidup itu antara lain seperti nasionalisme, Islamisme, Marxisme, dan Jawaisme. Namun, inspirasi paling besar datang dari Karl Marx. Marhaenisme merupakan teori sekaligus tujuan yang baru tercapai jika sistem kapitalisme dan feodalisme dihapuskan. 

4. Assesment
Silahkan kalian identifikasi apakah proses kelahiran ideologi Pancasila yang digagas Ir. Soekarno berkaitan dengan adanya pengaruh ideologi besar dunia, seperti nasionalisme, islamisme, sosialisme, marxisme, dan lain-lain!


Streak for Today
“Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda”

X.E.1. PERKEMBANGAN KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah
Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
Kelas : X.E.1
Materi : Kerajaan Islam di Indonesia

2. Tujuan Pembelajaran 
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. menganalisis pengaruh perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah di Indonesia;
  2. mengidentifikasi bukti awal tersebarnya Islam di berbagai daerah;
  3. menganalisis perkembangan tradisi Islam di berbagai daerah.
  4. menyebutkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  5. menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  6. menjelaskan bentuk akulturasi Islam dengan kebudayaan yang telah ada di Indonesia;
  7. menyebutkan berbagai peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia; serta
  8. menjaga dan merawat peninggalan sejarah kebudayaan Islam di Indonesia.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…

KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA


Menurut berbagai sumber sejarah, agama Islam masuk pertama kali ke Nusantara sekitar abad ke-7 atau ke-8 Masehi. Saat agama Islam masuk ke Nusantara, berbagai kerajaan Hindu Buddha juga telah mengakhiri masa kejayaannya. Kerajaan Islam di Indonesia yang berkembang saat itu turut menjadi bagian terbentuknya berbagai kebudayaan di Indonesia. Salah satu faktor yang menjadikan kerajaan-kerajaan Islam makin berjaya beberapa abad yang lalu karena dipengaruhi oleh adanya jalur perdagangan yang berasal dari Timur Tengah, India, dan negara lainnya. Semakin berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia sekitar abad ke-13 juga didukung oleh faktor lalu lintas perdagangan laut Nusantara saat itu. Banyak pedagang-pedagang Islam dari berbagai penjuru dunia seperti dari Arab, Persia, India hingga Tiongkok masuk ke Nusantara. 

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia meliputi : 
  1. Kerajaan Perlak
  2. kerajaan Samudera Pasai
  3. Kerajaan Aceh
  4. Kerajaan Demak
  5. Kerajaan Pajang
  6. Kerajaan Mataram Islam
  7. Kerajaan Banten
  8. Kesultanan Cirebon
  9. Kerajaan Makassar
  10. Kerajaan Ternate
  11. Kerajaan Tidore
  12. Kerajaan Siak Indrapura
  13. Kerajaan Indragiri 
4. Assesment 
Tahukah kalian bagaimana berdirinya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia?
Bagaimana perkembangan kerajaan-kerajaan bercorak Islam tersebut?

Semangat terus belajarnya!

Senin, 09 Maret 2026

X.E.2. PERKEMBANGAN KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah
Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
Kelas : X.E.2
Materi : Kerajaan Islam di Indonesia 

2. Tujuan Pembelajaran 
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. menganalisis pengaruh perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah di Indonesia;
  2. mengidentifikasi bukti awal tersebarnya Islam di berbagai daerah;
  3. menganalisis perkembangan tradisi Islam di berbagai daerah.
  4. menyebutkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  5. menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  6. menjelaskan bentuk akulturasi Islam dengan kebudayaan yang telah ada di Indonesia;
  7. menyebutkan berbagai peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia; serta
  8. menjaga dan merawat peninggalan sejarah kebudayaan Islam di Indonesia.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…

KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA


Menurut berbagai sumber sejarah, agama Islam masuk pertama kali ke Nusantara sekitar abad ke-7 atau ke-8 Masehi. Saat agama Islam masuk ke Nusantara, berbagai kerajaan Hindu Buddha juga telah mengakhiri masa kejayaannya. Kerajaan Islam di Indonesia yang berkembang saat itu turut menjadi bagian terbentuknya berbagai kebudayaan di Indonesia. Salah satu faktor yang menjadikan kerajaan-kerajaan Islam makin berjaya beberapa abad yang lalu karena dipengaruhi oleh adanya jalur perdagangan yang berasal dari Timur Tengah, India, dan negara lainnya. Semakin berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia sekitar abad ke-13 juga didukung oleh faktor lalu lintas perdagangan laut Nusantara saat itu. Banyak pedagang-pedagang Islam dari berbagai penjuru dunia seperti dari Arab, Persia, India hingga Tiongkok masuk ke Nusantara. 

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia meliputi : 
  1. Kerajaan Perlak
  2. kerajaan Samudera Pasai
  3. Kerajaan Aceh
  4. Kerajaan Demak
  5. Kerajaan Pajang
  6. Kerajaan Mataram Islam
  7. Kerajaan Banten
  8. Kesultanan Cirebon
  9. Kerajaan Makassar
  10. Kerajaan Ternate
  11. Kerajaan Tidore
  12. Kerajaan Siak Indrapura
  13. Kerajaan Indragiri 
4. Assesment 
Tahukah kalian bagaimana berdirinya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia?
Bagaimana perkembangan kerajaan-kerajaan bercorak Islam tersebut?

Semangat terus belajarnya!

X.E.4. PERKEMBANGAN KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah
Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
Kelas : X.E.4
Materi : Kerajaan Islam di Indonesia 

2. Tujuan Pembelajaran 
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
  1. menganalisis pengaruh perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah di Indonesia;
  2. mengidentifikasi bukti awal tersebarnya Islam di berbagai daerah;
  3. menganalisis perkembangan tradisi Islam di berbagai daerah.
  4. menyebutkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  5. menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia;
  6. menjelaskan bentuk akulturasi Islam dengan kebudayaan yang telah ada di Indonesia;
  7. menyebutkan berbagai peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia; serta
  8. menjaga dan merawat peninggalan sejarah kebudayaan Islam di Indonesia.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…

KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA


Menurut berbagai sumber sejarah, agama Islam masuk pertama kali ke Nusantara sekitar abad ke-7 atau ke-8 Masehi. Saat agama Islam masuk ke Nusantara, berbagai kerajaan Hindu Buddha juga telah mengakhiri masa kejayaannya. Kerajaan Islam di Indonesia yang berkembang saat itu turut menjadi bagian terbentuknya berbagai kebudayaan di Indonesia. Salah satu faktor yang menjadikan kerajaan-kerajaan Islam makin berjaya beberapa abad yang lalu karena dipengaruhi oleh adanya jalur perdagangan yang berasal dari Timur Tengah, India, dan negara lainnya. Semakin berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia sekitar abad ke-13 juga didukung oleh faktor lalu lintas perdagangan laut Nusantara saat itu. Banyak pedagang-pedagang Islam dari berbagai penjuru dunia seperti dari Arab, Persia, India hingga Tiongkok masuk ke Nusantara. 

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia meliputi : 
  1. Kerajaan Perlak
  2. kerajaan Samudera Pasai
  3. Kerajaan Aceh
  4. Kerajaan Demak
  5. Kerajaan Pajang
  6. Kerajaan Mataram Islam
  7. Kerajaan Banten
  8. Kesultanan Cirebon
  9. Kerajaan Makassar
  10. Kerajaan Ternate
  11. Kerajaan Tidore
  12. Kerajaan Siak Indrapura
  13. Kerajaan Indragiri 
4. Assesment 
Tahukah kalian bagaimana berdirinya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia?
Bagaimana perkembangan kerajaan-kerajaan bercorak Islam tersebut?

Semangat terus belajarnya!

XI.F.C.1 PENGARUH PEMIKIRAN-PEMIKIRAN BESAR DUNIA

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
Kelas : XI.F.C.1
Materi : Pemikiran-pemikiran Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan hubungan perkembangan paham-paham besar seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, nasionalisme, pan-islamisme dengan gerakan nasionalisme di Asia-Afrika.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi anak-anak Ibu yang sholeh dan sholehah! semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi oleh Allah Swt…
 
Pada pertemuan sebelumnya kita sudah memabahas terkait Revolusi-revolusi Besar Dunia yang memiliki dampak signifikan terhadap banyak negara di Dunia. Tidak jauh berbeda dari sebelumnya, pada pertemuan kali ini kita akan membahas Pemikiran-pemikiran (ideologi) dari tokoh dunia yang juga akan memberikan pengaruh pada keberlangsungan hidup kita hingga saat ini.

Pada abad ke-19, di kawasan Eropa muncul berbagai pemikiran yang berkenaan dengan kehidupan umat manusia. Lahirnya pemikiran pada abad tersebut tidak hanya berpengaruh di kawasan Eropa saja, tetapi mampu memberikan kekuatan yang besar bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia untuk merealisasikan nilai-nilai asasi kemanusiaan, terutama yang berhubungan dengan kemerdekaan hidup manusia. Adapun pemikiran yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah pemikiran nasionalisme, liberalisme, sosialisme, dan demokrasi.

A. Pengertian Ideologi

  • Menurut Sargent, ideologi adalah suatu sistem nilai dan kepercayaan yang diterima oleh sekelompok orang dalam wilayah tertentu yang berkaitan dengan bagaimana kehidupan mereka ditata dan dilakukan sebagai pedoman apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan sosial.
  • Menurut Clifford Geertz, ideologi adalah sistem simbol yang membawa serta peraturan pada dunia yang didasarkan pada kebudayaan yang secara psikologis menimbulkan kepuasan.
  • Menurut A.S. Hornby, ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk landasan teori ekonomi dan politik yang diyakini oleh seseorang atau kelompok tertentu.
Secara umum pengertian ideologi adalah suatu sistem atau pola pikir manusia dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.

B. Konsep Dasar Ideologi
Dapat didefinisikan ideologi merupakan ilmu mengenai keyakinan dan cita-cita. Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda, khususnya di antara cendekiawan atau intelektual dalam suatu masyarakat.
Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam yang dipunyai dan dipegang oleh suatu masyarakat tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku mereka bersama dalam berbagai segi kehidupan duniawi mereka. Ideologi juga memiliki arti konsepsi manusia mengenai politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan untuk diterapkan dalam suatu masyarakat atau negara.

C. Proses Kelahiran Ideologi
Tentang bagaimana ideologi lahir, pada dasarnya ideologi terumuskan dengan sejumlah kemungkinan sebagai berikut.
  • Ideologi lahir karena diinspirasikan oleh sosok tokoh yang luar biasa, dalam sejarah bangsanya. Ia hadir membawa sekaligus mampu memberikan inspirasi serta pengaruh kuat terhadap orang lain secara luas. Pada keadaan ini, gagasan seseorang yang ‘luar biasa’, alam pemikirannya mengenai cita-cita masyarakat yang diperjuangkan dalam gerakan politik diakui dan dirumuskan secara sistematis itu atas kehendak pelaku dan dukungan pengikut menjadi ideologi. Artinya ideologi itu lahir dari pemikiran seseorang.
  • Berdasarkan alam pikiran masyarakat, ideologi itu dirumuskan oleh sejumlah orang yang berpengaruh dan merepresentasikan kelompok masyarakat kemudian disepakati sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Apabila perlu diciptakan mitos-mitos untuk mendapatkan pengakuan legal dan kultural dari masyarakat bersangkutan sehingga mereka tunduk dan meyakini kebenaran ideologi tersebut.
  • Berdasarkan keyakinan tertentu yang bersifat universal, ideologi itu lahir dan dibawa oleh orang yang diyakini sebagai kehendak Tuhan, dengan pesan untuk melakukan pembebasan dan memberikan bimbingan dalam mengatur kehidupan yang sebenarnya serta konsekuensi moral di kemudian hari yang akan diterima bila melanggarnya. Ideologi ini berisi pesan moral yang sesuai dengan nurani serta dasar primordial manusia. Oleh sebab itu, ideologi yang lahir dari suatu keyakinan iman dan bersifat universal akan hidup secara permanen tidak akan goyah dan mati. Biasanya ideologi ini lahir diinspirasikan oleh ajaran agama.

4. Fungsi dan Faktor Pendukung Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem keyakinan yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau bangsa yang bersifat menyeluruh yang mendalam mengenai segala segi kehidupan kenegaraan, kemasyarakatan, dan kebangsaan. Ideologi mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
  • Fungsi Etis: Sebagai panduan dan sikap serta perilaku kelompok masyarakat dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.
  • Fungsi Integrasi: Nilai yang menjadi pengikat suatu bangsa atau masyarakat.
  • Fungsi Kritis: Sebagai ukuran nilai yang dapat digunakan untuk melakukan kritik terhadap nilai atau keadaan tertentu.
  • Fungsi Praksis: Sebagai acuan dalam memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan masyarakat.
  • Fungsi Justifikasi: Ideologi sebagai nilai pembenar atas suatu tindakan atau kebijakan tertentu yang dikeluarkan oleh suatu kelompok tertentu.
Salah satu Pahlawan Proklamator di Indonesia, yaitu Ir. Soekarno dikenal sebagai pencetus ideologi Pancasila. Dalam proses penggembaran intelektualnya, beliau telah mempelajari berbagai aliran ideologi di dunia. Sejumlah aliran ideologi turut memengaruhi pemikiran Soekarno dalam merumuskan marhaenisme. Ideologi atau pandangan hidup itu antara lain seperti nasionalisme, Islamisme, Marxisme, dan Jawaisme. Namun, inspirasi paling besar datang dari Karl Marx. Marhaenisme merupakan teori sekaligus tujuan yang baru tercapai jika sistem kapitalisme dan feodalisme dihapuskan. 

4. Assesment
Silahkan kalian identifikasi apakah proses kelahiran ideologi Pancasila yang digagas Ir. Soekarno berkaitan dengan adanya pengaruh ideologi besar dunia, seperti nasionalisme, islamisme, sosialisme, marxisme, dan lain-lain!


Streak for Today
“Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup di antara manusia terutama kaum muda”


Jumat, 06 Maret 2026

XI IPC 1, XI IPS 1 & XI IPS 2 REFLEKSI PEMBELAJARAN

I. Identitas
Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Hari/Tanggal : Jumat, 6 Maret 2026
Kelas : XI.F.C.1, XI.F.S.1 & XI.F.S.2
Materi : Revolusi-revolusi Besar Dunia

2. Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu memahami dan menjelaskan Revolusi-revolusi besar dunia, seperti Revolusi Amerika, Prancis, Rusia dan Cina.

3. Materi Pembelajaran
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi! 

Setelah memahami materi revolusi-revolusi besar dunia berikut ini merupakan kesimpulan agar kita memahami bagaimana dunia berubah dari sistem kerajaan (monarki) menjadi sistem demokrasi dan republik yang kita kenal sekarang.

1. Revolusi Amerika (1776)


  • Inti: Perjuangan Kemerdekaan & Hak Asasi.
  • Sebab Utama: Protes koloni Amerika terhadap pajak tinggi yang ditetapkan Inggris tanpa adanya perwakilan di parlemen (No Taxation Without Representation).
  • Hasil: Amerika Serikat merdeka dari Inggris.
  • Dampak Dunia: Lahirnya negara demokrasi modern pertama dengan konstitusi tertulis dan pengakuan hak asasi manusia (Declaration of Independence).

2. Revolusi Prancis (1789)



  • Inti: Peruntuhan Absolutisme & Kelas Sosial.
  • Sebab Utama: Ketimpangan sosial yang ekstrem, krisis ekonomi, dan kekuasaan absolut Raja Louis XVI yang sewenang-wenang.
  • Semboyan: Liberté, Égalité, Fraternité (Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan).
  • Hasil: Berakhirnya monarki absolut di Prancis dan munculnya sistem Republik.
  • Dampak Dunia: Menyebarnya paham liberalisme, nasionalisme, dan penghapusan sistem feodal di Eropa.

3. Revolusi Rusia (1917)



  • Inti: Lahirnya Negara Komunis.
  • Sebab Utama: Kelaparan, kekalahan Rusia di Perang Dunia I, dan kepemimpinan Tsar Nicholas II yang lemah.
  • Tokoh Kunci: Vladimir Lenin (Bolshevik).
  • Hasil: Jatuhnya kekaisaran Rusia dan terbentuknya Uni Soviet (negara sosialis/komunis pertama di dunia).
  • Dampak Dunia: Munculnya ideologi komunisme sebagai kekuatan politik dunia yang memicu Perang Dingin nantinya.

4. Revolusi Cina (1911 & 1949)



  • Inti: Dari Kekaisaran Menuju Republik & Komunisme.
  • Sebab Utama: Korupsi di Dinasti Qing, dominasi bangsa asing (imperialisme), dan penderitaan rakyat jelata.
  • Dua Tahap: 1. 1911: Sun Yat-sen meruntuhkan kekaisaran dan mendirikan Republik Cina.
  • 1949: Mao Zedong (Komunis) memenangkan perang saudara dan mendirikan Republik Rakyat Cina (RRC).
  • Dampak Dunia: Cina berubah menjadi kekuatan besar di Asia dengan ideologi komunis yang khas (Maoisme).

4. Asessment
Setelah memahami materi terkait revolusi-revolusi besar dunia, silahkan kalian refleksikan (masing-masing) apa saja yang telah kalian pahami terkait materi ini, refleksikan di kolom komentar dengan format *Nama Lengkap_Kelas*


Streak for Today
"Kamu tidak harus melihat seluruh anak tangga untuk melangkah. Cukup lihat satu anak tangga tepat di depanmu, lalu injak."








Kamis, 05 Maret 2026

XI.F.S.1 REVOLUSI RUSIA DAN REVOLUSI CINA

Nama : Dewi Cahyanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut
Kelas : XI.F.S.1
Pertemuan : ke 6 ( Semester 2)

Capaian Pembelajaran :
Pada akhir fase F, peserta didik menguasai sejumlah kompetensi yakni mampu berpikir sejarah, empati dan menunjukkan kesadaran sejarah, menganalisis sejarah dunia dengan perspektif global dan dikaitkan dengan sejarah Indonesia melakukan literasi sejarah, meneliti dan menulis sejarah, menghasilkan proyek sejarah dalam bentuk produk digital atau non digital.

Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu memahami dan menjelaskan Revolusi-revolusi besar dunia, seperti Revolusi Amerika, Prancis, Rusia dan Cina.

Metode Pembelajaran :
Problem Based Learning

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi! Hari ini adalah kesempatan baru untuk menjadi lebih baik dari kemarin.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Welcome on my page students 🤗

Seperti yang sudah kita pahami sebelumnya Revolusi adalah perubahan besar dan cepat dalam suatu sistem kehidupan masyarakat, terutama di bidang politik, sosial, atau ekonomi, yang sering kali mengubah struktur kekuasaan secara mendasar.



Revolusi biasanya terjadi secara lebih cepat dan sering disertai konflik besar. Berikut ini merupakan penjelasan lebih lengkap terkain Revolusi Rusia dan Revolusi Cina.



Setelah kalian memagami materi diatas, silahkan identifikasi pertanyaan berikut ini :
 • Apa persamaan dan perbedaan latar belakang Revolusi Rusia dan Revolusi Cina?
• Mengapa kedua revolusi tersebut sama-sama melahirkan negara berpaham komunis, tetapi dengan karakter yang berbeda?

Semangat belajar! Usaha hari ini adalah kunci sukses masa depan.
Jangan takut salah, karena dari salah kita belajar <3
Historia Vitae Magistra 

Rabu, 04 Maret 2026

X.3 KERAJAAN HINDU BUDDHA DI INDONESIA

Nama : Dewi Cahyanti, S.Pd.
Mata Pelajaran : Sejarah
Pertemuan : ke-6 (Semester II)

Capaian Pembelajaran :
Pada akhir Fase E, Peserta didik secara mandiri maupun berkolaborasi menggali fenomena kehidupan manusia secara sistematis serta menemukan persamaan dan perbedaannya dalam dimensi ruang dan waktu; Peserta didik menganalisis, menarik simpulan, mengomunikasikan informasi dan hasil analisis dari sumber primer dan/atau sekunder, hasil observasi dan dokumentasi. Peserta didik mampu merefleksikan hasil analisis dari informasi, hasil observasi, dan hasil dokumentasi, serta menyusun rencana tindak lanjut.

Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana perkembangan dan peninggalan kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia.

Metode Pembelajaran :
Problem Based Learning 
Konvensional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat pagi! Hari ini adalah kesempatan baru untuk menjadi lebih baik dari kemarin.
Welcome back on my page students 🤗 dibawah ini merupakan penjabaran materi terkait Kerajaan Hindu Buddha yang pernah berdiri di Indonesia ✨✨









Berdasarkan materi yang telah kalian pelajari silahkan kalian identifikasi, menurut kalian kerajaan mana yang paling berpengaruh terhadap kebudayaan yang masih diadaptasi oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini, berikan penjelasanmu!

XI IPC 1, XI IPS 1, XI IPS 2 KISI-KISI SUMATIF TENGAH SEMESTER

1 .  I dentitas Nama Guru : Dewi Cahyanti, S.Pd.  Mata Pelajaran : Sejarah Tingkat Lanjut Hari/Tanggal : Rabu, 02 April 2026 Kelas : X.F.C.1...